Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Februari 2009

Asus Nova Lite PX24

Seiring dengan populernya produk mobile Eee PC, Asus langsung cepat-cepat menghadirkan pula Eee PC Box (Eee PC versi desktop). Tak puas dengan model ini Asus pun secara bersamaan memperkenalkan Nova Lite, produk PC mini yang lebih lengkap dan bertenaga untuk keperluan office, internet, dan juga gaming. Salah satu serinya (PX24) sempat kami coba di edisi ini.

Meskipun pada dasarnya Nova Lite PX24 dibuat sebagai komputer untuk bekerja, namun pihak Asus juga ingin membentuknya sebagai peranti multimedia yang bisa menghibur dimana saja. Konsepnya seperti menggabungkan DVD player dan konsol game sehingga si pengguna bisa menggunakan PX24 untuk bermain game ataupun menonton film semudah player konvensional. Untuk itu PX24 telah dipersiapkan dengan sistem yang membuatnya bisa melakukan aktivitas tersebut.


Sebagai barebone, Nova Lite PX24 menggunakan prosesor Intel Celeron 220 berkecepatan 1,2GHz. Dengan muatan RAM DDR2 2GB dan harddisk 160GB (pilihan lain dalam 250GB), performa PX24 sudah cukup layak untuk aktivitas komputasi standar. Namun untuk mewujudkan kemampuan grafis yang lebih bergigi, Asus sengaja mengganti chip grafis internal Intel dengan chip ATi RV620LE (Radeon 3450) yang lebih bertenaga namun tetap irit daya. Namun RV620LE masih termasuk pengolah grafis low-end sehingga kurang tepat dipakai untuk game 3D yang berat macam GRID misalnya.


Sebagai jukebox multimedia, PX24 sudah memiliki sistem audio internal termasuk speaker Hi-Fi agar pengguna bisa langsung mendengarkan suara yang hadir tanpa perlu menyambungkannya dengan speaker eksternal. Sangat praktis bukan? Mekanisme tombol sentuh untuk slot DVD-RW dan menyalakan power juga menambah kenyamanan pakainya. Untuk memuluskan kerja dan kompatibilitas Asus lebih memilih memakai Windows Vista Home meski pengalaman kami menunjukkan peranti ini akan lebih gegas bila memakai Windows XP.


Cukup menyenangkan memakai Nova Lite PX24 untuk bekerja dan bermain. Fasilitas kabel dan nirkabel (sayang minus Bluetooth) memungkinkan akses jaringan dan Internet dapat dilakukan dengan mudah. Menonton video dan akses hiburan lain juga jadi mudah karena selain menyediakan koneksi yang lengkap (termasuk HDMI), disediakan pula remote control sehingga sangat mirip perangkat elektronik. Kinerja barebone ini juga tak mengecewakan asalkan Anda tak terlalu banyak membebani PC kecil ini dengan beragam aplikasi. Nova Lite PX24 memang cocok untuk mereka yang perlu PC mini yang hemat tempat dan energi serta praktis untuk aktivitas multimedia. Dalam paket PX24 dibundel pula monitor LCD Asus. (Deny Prasetyo-InfoKomputer)

Plus : Desain ramping dan bobot ringan; koneksi komplit; Speaker Hi-Fi; disediakan pengontrol jarak jauh; Spesifikasi cukup mendukung.

Minus: Tanpa port FireWire; paket menyatu dengan LCD.


Hasil Pengujian

Cukup tepat membandingkan Nova Lite PX24 dengan Nucleom AG80 yang pernah kami uji, keduanya memang merupakan PC mini (barebone) yang mudah dibawa-bawa. Perbandingan CPU Celeron 220 (1,2GHz) pada Nova Lite dengan Atom 230 (1,6GHz) pada Nucleom rasanya masih tepat dan terbukti lewat skor aktivitas aplikasi office yang sama. Namun Nova Lite lebih unggul dalam olah grafis dan video akibat penggunaan chip ATi RV620LE (HD3450).

Lengkapnya

Minggu, 01 Februari 2009

PC Mini Nucleom AG80

Era prosesor Intel Atom agaknya telah dimulai. Jika sebelumnya merambah netbook atau UMPC, Atom kini juga diaplikasikan pada PC mini alias barebone seperti juga produk Nucleom AG80 dari Telebit ini. Telebit sendiri merupakan produsen dari Cina yang sebelumnya membuat komponen untuk PC dan jaringan. Produk Nucleom sendiri merupakan andalan baru mereka yang di Indonesia justru distribusinya dimulai dari Bandung.

Sebagai PC mini, Nucleom AG80 memang menyenangkan karena dimensinya yang cukup mungil—setidaknya untuk sebuah PC. Dimensinya sekitar 30,5x26 cm dengan tebal x6,5 cm dan bobot kurang dari 3kg; terasa mudah dipindahkan dan tak memakan banyak ruang. Untuk mainboardnya yang mungil, Nucleom memakai motherboard Intel tipe D945GCLF yang sudah mengintegrasikan chip grafis onboard-nya (GMA 950). Seperti halnya PC biasa, barebone ini menyediakan koneksi yang sama, bahkan juga ada port paralel dan serial (COM) untuk mendukung beberapa peranti yang memakai koneksi jenis lama tersebut.


Dengan mengandalkan PCU Intel Atom 230 berkecepatan 1,6GHz dan memori DDR2 1GB, spesifikasi Nucleom AG80 jelas tak jauh berbeda dengan beberapa netbook yang juga menempatkan komponen sejenis. Untungnya penggunakan harddisk SATA 3,5” 80GB memudahkan pengguna melakukan upgrade ke kapasitas yang lebih besar.


Sayangnya, casing yang mungil justru tak menyediakan ruang lagi untuk perangkat optik sehingga agak menyulitkan untuk membaca/menulis data yang disimpan dalam CD atau DVD. Dari karakteristik tersebut, terlihat bahwa Nucleom memang ditujukan untuk penggunaan aktivitas komputasi yang tidak terlalu berat.


Dari beberapa aplikasi benchmark terlihat bahwa kinerja Nucleom AG80 lebih layak untuk melakukan aktivitas office dan multimedia standar. Namun platform desktop yang digunakannya membuat barebone ini lebih cepat dari netbook dengan spesifikasi yang serupa. Untuk game juga tidak ada masalah selama bukan jenis 3D yang berat karena chip GMA 950 jelas tidak ideal. Sebagai catatan, Anda tidak bisa melakukan upgrade dengan kartu grafis mandiri.


***


Keberadaan PC mini seperti Nucleom AG80 memang menjadi alternatif PC yang kompak, ringan, dan irit tempat. Produk seperti ini akan cocok untuk pekerjaan seperti sekretaris, entry data, atau operator misalnya. Vendor juga telah mengemas Nucleom AG80 dengan sistem operasi Linux Ubuntu, termasuk juga aplikasi pelengkap seperti office, pengolah gambar, dan browser. Inilah salah satu produk yang tepat bila Anda mencari barebone ringan dengan teknologi terbaru.


Plus : Fisik ramping dan bobot ringan; menyediakan port paralel dan serial; bisa vertikal dan horisontal; RAM dan harddisk bisa di-upgrade; harga terjangkau.

Minus: Tanpa optical drive; kinerja grafis pas-pasan.


Hasil Pengujian


Karakter kinerja Intel Atom mungkin lebih sejajar ditandingkan dengan prosesor mobile setara dari VIA atau Celeron. Bisa dikatakan, kinerja Atom 1,6GHz setidaknya 2-2,5x lebih lamban dari Intel Dual Core E2180 2GHz. Nucleom AG80 memang untuk penggunaan biasa yang tak memerlukan olah data yang berat.

Lengkapnya